Investor startup ternama Chris Dixon menulis artikel yang sangat menarik baru-baru ini di blognya. Artikel tersebut menerangkan strategi “thin edge of the wedge” yang banyak digunakan startup untuk menarik pengguna awal produk startup tersebut.
Kurang lebih, strateginya bisa dicontohkan seperti berikut. Masih ingat Google ketika pertama kali muncul? Waktu itu produknya cuma satu, yaitu search. Sekarang Google mempunyai lebih dari 200 produk: email (Gmail), video (YouTube), mobile (Android), dan masih banyak lagi yang lain. Tetapi produk search Google sendiri tetap menjadi sumber penting untuk mengalihkan pengguna Google ke produk-produknya yang lain seperti iklan (AdWords, AdSense) atau pembayaran (Google Checkout). Waktu Google muncul pertama kali di tahun 1998 sebagai search engine, susah bagi kita untuk membayangkannya sebagai raksasa internet seperti sekarang ini.
Artikel Chris Dixon membuat saya berpikir. Saya sering menduga startup seperti Instagram mempunyai tujuan akhir untuk dibeli perusahaan lain. App Instagram bisa menjadi sangat berharga untuk Facebook, misalnya. Tetapi mungkin saja Instagram sebenarnya mempunyai visi yang lebih besar dari hanya sekedar iPhone app. Mungkinkah suatu waktu nanti Instagram akan menjadi raksasa mobile social network?
posted 1 year ago | Permatime